Kepada Malam yang Senantiasa Gelap
Salam kepada malam yang senantiasa gelap Terutama pada langit malam Jakarta Yang kian sepi, karena para bintangnya bersembunyi Terlalu banyak kelap kelip lampu Mereka pun malu Kepada malam yang senantiasa sepi namun ramai Separuh ramai, sepotong sepi, sepotong lagi tak ramai tak juga sepi Ketahuilah aku tengah merindu Merindukan sehabat yang dulu amat menyukaimu Bersama, kami mencintaimu Saat itu, saat senyumnya masih dapat kulihat Kala itu, dimana suaranya masih mampu ku dengar Ya, masa itu, masa dimana semua terasa mudah Saat malam, saat kau amat berarti bagi kami Kenakalan dan semua rasa ingin menghibur diri Malam itu kami memang tidak slalu bertemu, Setidaknya aku tahu dia disana Berkutat dengan laptop, hp dan makanannya Begitulah malam, kami menyukaimu Bukan cuma itu, Langit malam Bogor akan menemaniku dengan puluhan bintangnya tidak selalu, tapi ketahuilah malam, aku masih menyukaimu Jakarta 24 Mei 2018 11.30 p.m....